Ibu Berdaya Keluarga Berjaya

Pentingnya Komunikasi Orangtua dan Anak

Peranan kepribadian sangatlah penting artinya di dalam menentukan keberhasilan seorang anak menyesuaikan diri dalam kehidupan. Terutama dalam kehidupan modern masa kini dimana bentuk kehidupan social ekonomi sangat kompleks serta penuh tantangan dan persaingan.

Berbagai studi ilmiah menunjukkan bahwa peranan orangtua sangat penting di dalam menentukan kualitas kepribadian anak karena orangtua merupakan kelompok social pertama yang dikenal anak dan melalui mereka anak memperoleh berbagai pengalaman serta pemenuhan sebagian kebutuhan-kebutuhannya, yang menjadi landasan bagi perkembangan kepribadiannya.

Dalam kenyataanya menjadi orangtua bukanlah tugas yang mudah, karena seringkali orangtua dalam menjalankan perannya tidak dibekali suatu pendidikan yang intensif seperti halnya pendidikan formal yang diterimanya dibangku sekolah/kuliah. Sebagai akibatnya tidak dapat dihindari munculnya berbagai permasalahan dan kesulitan yang dialami orangtua, seperti misalnya kesulitan dalam menerapkan disiplin, anak kurang bertanggung jawab, anak tidak mandiri, konflik orangtua anak, dan sebagainya.

Berdasarkan pengamatan dalam membantu orangtua yang mendapat kesulitan dalam menghadapi anak-anak mereka, menunjukkan bahwa mereka membutuhkan petunjuk-petunjuk praktis mengenai cara-cara berkomunikasi dengan anak, serta perlu menerampilkan diri dalam mempraktekkannya.

Suatu pelatihan KOMANOT (Komunikasi Anak-Orangtua) dapat memberikan kesempatan kepada orangtua untuk meningkatkan keterampilannya dalam komunikasi dengan anak. Keterampilan ini dapat membantu mereka dalam membina hubungan yang positif dengan anak, sehingga mereka dapat mengembangkan kepribadian anak-anaknya secara optimal.
Adapun tujuan pelatihan KOMANOT adalah:

1). Meningkatkan pengetahuan peserta tentang cara-cara berkomunikasi dengan praktis dengan anak.
2). Memberikan kesempatan peserta untuk melatih diri dalam berkomunikasi dengan anak.
3). Memperkaya wawasan pengalaman dalam mengatasi masalah anak dengan bertukar dan berbagi pengalaman dalam kelompok.